Jangan Asal Download
Bagi pemilik BlackBerry, Anda musti membaca tulisan berikut. Karena untuk kewaspadaan Anda dalam menggunakan layanan internet BlackBerry.
Dari hasil riset RIM, software buatan SS8 Networks Inc yang berpusat di California. Cara kerjanya, si mata-mata mengirim semua pesan ke dua server, BlackBerry dan pembuat spyware. Menurut hasil riset PT Hermis Consulting, meski sudah merasuki handset pelanggan server mata-mata ini gagal bekerja. Karena gagal, percobaan pengiriman pesan ke induk mata-mata terjadi berkali-kali sehingga membuat batere lemah.
Kegagalan itu karena Etisalat tidak kunjung memberikan perintah lanjutan ke spyware. Ada empat perintah yang ditunggu, yakni start, stop, version, dan Bckp. Jika perintah start diproses, sebanyak 145.000 pelanggan BlackBerry Etisalat pasti akan kehilangan privasi.
RIM pun buru-buru membuat aplikasi terbaru bagi pengguna Etisalat yang terjangkiti spyware. Kepada pengguna BlackBerry lain, RIM mengingatkan agar tidak sembarangan mengunduh software yang tidak direkomendasikan atau dibuat langsung oleh RIM.
Spyware berbeda dengan virus yang menginfeksi handset lewat e-mail, dan file-file yang masuk lewat internet atau bluetooth. Spyware tertanam di dalam ponsel dengan cara manual. Maksudnya, pelanggan yang menginginkan software itu masuk.
Tentu saja, software ini tidak secara gamblang mengungkapkan dirinya sebagai mata-mata. Si spy terbungkus rapi dalam games, antivirus, bahkan dalam software antispyware. "Mereka biasanya tidak muncul jika dilihat dengan perintah explore karena sering bersembunyi atau hidden," kata Direktur IT Security Hermis Consulting, Sheran Gunasakera.
Spyware tidak bisa dideteksi dini hanya dari nama software kamuflasenya. "Jangan asal tergiur pesan pop up yang muncul tiba-tiba saat Anda browsing," imbuh Sheran.
Untuk baca selengkapnya silahkan baca di Kompas.com. Bagi Blackberrian, hal ini pasti akan membuat anda ketar-ketir. Tetapi Anda tidak perlu cemas, asalkan bisa berhati-hati dalam berselancar di dunia maya. Save browsing!
Bagi pemilik BlackBerry, Anda musti membaca tulisan berikut. Karena untuk kewaspadaan Anda dalam menggunakan layanan internet BlackBerry.
Dari hasil riset RIM, software buatan SS8 Networks Inc yang berpusat di California. Cara kerjanya, si mata-mata mengirim semua pesan ke dua server, BlackBerry dan pembuat spyware. Menurut hasil riset PT Hermis Consulting, meski sudah merasuki handset pelanggan server mata-mata ini gagal bekerja. Karena gagal, percobaan pengiriman pesan ke induk mata-mata terjadi berkali-kali sehingga membuat batere lemah.
Kegagalan itu karena Etisalat tidak kunjung memberikan perintah lanjutan ke spyware. Ada empat perintah yang ditunggu, yakni start, stop, version, dan Bckp. Jika perintah start diproses, sebanyak 145.000 pelanggan BlackBerry Etisalat pasti akan kehilangan privasi.
RIM pun buru-buru membuat aplikasi terbaru bagi pengguna Etisalat yang terjangkiti spyware. Kepada pengguna BlackBerry lain, RIM mengingatkan agar tidak sembarangan mengunduh software yang tidak direkomendasikan atau dibuat langsung oleh RIM.
Spyware berbeda dengan virus yang menginfeksi handset lewat e-mail, dan file-file yang masuk lewat internet atau bluetooth. Spyware tertanam di dalam ponsel dengan cara manual. Maksudnya, pelanggan yang menginginkan software itu masuk.
Tentu saja, software ini tidak secara gamblang mengungkapkan dirinya sebagai mata-mata. Si spy terbungkus rapi dalam games, antivirus, bahkan dalam software antispyware. "Mereka biasanya tidak muncul jika dilihat dengan perintah explore karena sering bersembunyi atau hidden," kata Direktur IT Security Hermis Consulting, Sheran Gunasakera.
Spyware tidak bisa dideteksi dini hanya dari nama software kamuflasenya. "Jangan asal tergiur pesan pop up yang muncul tiba-tiba saat Anda browsing," imbuh Sheran.
Untuk baca selengkapnya silahkan baca di Kompas.com. Bagi Blackberrian, hal ini pasti akan membuat anda ketar-ketir. Tetapi Anda tidak perlu cemas, asalkan bisa berhati-hati dalam berselancar di dunia maya. Save browsing!





0 comments:
Post a Comment